Jumat, 18 Maret 2011

Analisis dari APBN dan RAPBN

NAMA : Bayu Hidayatulloh

NPM : 11208365

KELAS : 3EA12

MATKUL : PEREKONOMIAN INDONESIA




Analisis dari APBN dan RAPBN

Penerimaan dalam negeri semakin lama semakin naik, dengan itu pendapatan pemerintah semakin banyak. Akan tetapi pembelanjaan negara juga semakin lama naik atau bertambah. Maka pembelanjaan negara balance. Kalau belanja negara lebih besar dari penerimaan dalam negeri, negeri itu akan krisis dan harga-harga akan naik sangat drastis untuk menutupi kekurangan belanja negara. Pemerintah berusaha melakukan cara apapun agar bisa menutupi pengeluaan yang berlebihan.

Cara yang dilakukan pemerintah, antara lain:
• Memberikan pajak kepada pengusaha kecil
• Menaikan tarif pajak
• Dan lain-lain

Surplus atau defisit anggaran adalah peneriman dalam negeri di kurang belanja negara. Hasilnya selalu minus, karena pengeluaran negara sangat banyak tidak sesuai dengan pemasukkannya. Maka dengan itu defisit anggaran selalu minus.Dan alangkah baik nya jika belanja Negara harus di tekan agar defisit tidak selalu minus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar